Saturday, August 3, 2013

Liu Wei, Pemenang China Got Talent


Di balik kekurangan ada kelebihan. Seorang pria muda mengundang decak kagum ribuan orang lewat permainan pianonya yang menakjubkan. Dengan sangat mahir dia memainkan tuts-tuts piano dengan... jari-jari kakinya!

Ya, pria bernama Liu Wei tersebut tidak seberuntung mereka yang memiliki anggota tubuh yang lengkap. Dia telah kehilangan kedua lengannya.


Liu Wei (23 tahun) adalah pianis tanpa lengan (kedua lengannya harus diamputasi pada usia 10 karena tersetrum listrik dalam permainan petak umpet). Namun ia tetap bisa tampil memukau di depan ribuan penonton acara penyisihan "China's Got Talent" di Shanghai Grand Theatre. Dengan jari-jari kakinya, ia sukses membawakan karya klasik milik pianis ternama asal Prancis, Richard Clayderman, yakni "Mariage D'amour".

Namun meski tanpa lengan, pianis China tersebut tampil memukau di depan ribuan penonton acara "China's Got Talent". Dengan hanya menggunakan jari-jari kakinya, Liu membuat takjub para penonton saat membawakan karya klasik pianis ternama Prancis Richard Clayderman, "Mariage D'amour".
Usai permainan piano Liu yang luar biasa itu, para penonton memberikan standing ovation pada pria cacat tersebut. Dia pun dinyatakan maju ke babak selanjutnya.

Liu kehilangan dua lengannya dalam sebuah insiden saat dirinya berumur 10 tahun. Dalam insiden itu, Liu menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi saat sedang bermain petak umpet bersama teman-temannya.

Meski mengaku hancur atas musibah itu, Liu mengatakan dirinya bahagia. Pria berumur 23 tahun itu menyebutkan bahwa ini takdirnya.

"Untuk orang seperti saya, cuma ada dua opsi. Opsi pertama, melupakan semua impian yang nantinya akan mengakibatkan kematian sia-sia dan cepat. Pilihan lainnya, berjuang tanpa lengan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik," tutur Liu seperti dilansir News.com.au.

Saat berumur 18 tahun, Liu memutuskan untuk mengejar impiannya menjadi musisi profesional dan menjalani kehidupan yang lebih baik. Dia pun diam-diam belajar piano. Dulu guru piano pertamanya berhenti. Alasannya, mustahil bagi seseorang memainkan piano dengan jari-jari kaki.

Semasa remaja, diakui Liu, ada bagian-bagian nada yang tak bisa dimainkannya karena dia tak bisa menekan tuts-tuts tertentu. Namun pada akhirnya Liu mengembangkan gaya permainannya tersendiri dengan jari-jari kakinya.

Nah jika Liu Wei dengan semangat hidup yang tinggi tanpa berkeluh kesah mampu mengalahkan "kekurangan" dalam dirinya... lalu bagaimana dengan semangat anda dalam menjalani hidup?



Liu Wei bilang, biarpun anggota tubuhnya tak lengkap, ia ikut ajang "China's Got Talent" dengan target besar dan menantang: masuk 3 besar.

"Kita tetap harus bermimpi dan berupaya mengejar sukses yang didambakan," demikian alasan Liu waktu itu. "Secara pribadi, saya juga ingin membuat orangtua bangga."

Sedikit demi sedikit, pemuda asal Beijing yang mulai berlatih piano pada usia 18 tahun ini, mendekati mimpinya. Ia berhasil mengumpulkan banyak suara dari pemirsa dan lolos ke semifinal pada bulan September.
 

"Berapa banyak waktu yang kamu habiskan, untuk persiapan tampil di semifinal?" tanya pembawa acara, sebelum sang pianis beraksi.

 
"Saya menghabiskan seluruh waktu yang saya miliki," jawab Liu singkat.

"Dengan kondisi tidak punya lengan, kenapa kamu malah memilih untuk berkarir sebagai pianis? Bukankah itu akan sangat menyulitkan?" seorang juri ikut bertanya.

"Saya tidak bisa hidup tanpa udara, air, dan musik," demikian jawab Liu. Jawaban yang sederhana, tapi menyentuh.

Setelah itu, Liu Wei tampil memukau. Tidak hanya bermain piano, ia juga menyanyikan sebuah lagu: "The Price of Love"! Usai tampil, penonton memberinya sambutan meriah dan ketiga juri memberikan standing ovation(penghormatan sambil berdiri). Melalui penampilannya itu, sang pianis tanpa lengan masuk ke babak final.

Pada babak pemuncak tersebut, Minggu (10/10), Liu Wei berhasil mengalahkan komedian berusia 7 tahun, Zhang Fengxi. Ia membuat penonton terkesan dengan bakat dan penampilannya saat menyanyikan lagu "You're Beautiful" sambil memainkan piano.

Pada acara penganugerahan, Liu diundang penyanyi Taiwan, Jolin Tsai, untuk menjadi seorang pemain tamu dalam tur keliling dunia Tsai. Hal itu akan memberi kesempatan kepada Liu untuk tampil di Las Vegas selama tiga bulan.

Sekadar info, "China's Got Talent" adalah acara pertujukan bakat di televisi yang memulai debutnya pada Mei lalu dan popularitasnya terus meningkat. Acara semifinal pada 26 September lalu berada pada peringkat teratas program televisi nasional. Direktur acara itu, Jin Lei, mengatakan kepada harian Shanghai Daily bahwa keberhasilan acara tersebut memastikan bahwa program ini akan berlanjut tahun depan.

"China memiliki begitu banyak bakat di ‘akar rumput' yang belum ditampilkan dan kami yakin vitalitas dan popularitas acara ini akan bertahan untuk jangka waktu tiga hingga lima tahun," kata Jin.

No comments:

Post a Comment